//
you're reading...
dunia islam, Liputan Khusus

Jutaan Umat Manusia Kecam Hari Pembakaran Alquran

Umat Islam Mengecam

Sebuah sekte kecil di Florida, Amerika Serikat merencanakan aksi kontroversial dan dianggap ngawur — membakar Al Quran, kitab suci agama Islam, dalam peringatan tragedi 11 September. Aksi itu mereka beri nama ‘international burn the Quran day’ atau ‘hari pembakaran Al Quran sedunia’.

Menanggapi aksi tersebut ratusan warga Afghanistan memprotes. Bahkan dalam aksi unjuk rasa di Kota Kabul itu mereka juga menuntut kematian Presiden Barack Obama.

Sekira 500 orang berkumpul meneriakkan dukungan terhadap Islam dan menuntut kehancuran AS saat mendengar pidato dari anggota parlemen Afghanistan.

Aksi protes ini sempat diwarnai insiden pelemparan batu saat konvoi pasukan AS melewati mereka. Namun aksi tersebut tidak berbuntut panjang karena ulama yang turut serta dalam protes ini berhasil meredam amarah pengunjuk rasa. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (6/9/2010).

Kedutaan Besar AS di Kabul sudah mengeluarkan pernyataan mengecam rencana tersebut. Kedubes menyatakan mereka menyesali sebuah upaya yang dilakukan oleh kelompok yang dianggap mencoba melukai kelompok masyarakat lain.

Dalam protes kali ini para pengunjung rasa juga sempat membawa sebuah maket yang diumpamakan sebagai bangunan gereja yang dipimpin oleh Pendeta Terry Jones

Sementara, umat muslim di Indonesia — negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ini pada Sabtu, 4 September 2010 ratusan orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) turun ke jalan.

“Kami memiliki misi untuk menyelamatkan Alquran. Jika Al Quran ini betul-betul dibakar, maka kami akan marah besar,” tegas Hasanuddin Rasyid, sambil mengacungkan Alquran ke udara, diiringi teriakan takbir berkali-kali.

HTI mendesak Pemerintah AS, umat Kristen termasuk di Indonesia untuk menggagalkan rencana itu. Jika pembakaran dilakukan, itu  akan memancing umat Islam untuk bereaksi dan marah.

Protes juga disampaikan pemeluk agama berbeda di Indonesia. Mereka minta, pemerintah AS bertindak tegas untuk menghentikannya.

Sementara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta umat Islam di Indonesia tidak terprovokasi dengan gerakan itu.  MUI menegaskan, tidak akan mengeluarkan fatwa atau kecaman. Sebab, ekspresi kemarahan sekelompok kecil orang. MUI menyerukan perlawanan atas aksi itu dilakukan secara damai.

Umat Krsiten Mengecam

Tak hanya umat muslim di dunia yang murka, para pemimpin umat Kristen, baik liberal maupun konservatif, juga mengecam rencana tersebut.

Pendeta, Dr Michael Kinnamon, sekretaris jenderal Dewan Gereja Amerika Serikat mengatakan, pihaknya kembali menegaskan sikap penentangan atas aksi itu. Kata dia, pernyataan ini mewakili jutaan warga AS yang menolak ekspresi anti-muslim yang ditunjukkan sekte itu.

Tindakan membakar Quran, tambah dia, adalah reaksi orang yang ketakutan sekaligus salah paham terhadap sifat sejati ajaran Islam yang damai.

“Kesalahpahaman dan bingung, juga ketidakmampuan untuk mencintai tetangga kita seperti yang dicontohkan Kristus, itu yang ditunjukkan sekte tersebut ketika melecehkan umat muslim dan merencanakan ‘international burn the Quran day’,” kata dia, seperti dimuat situs CSmonitor, 6 September 2010.

“Tindakan penuh kebencian tersebut bukan kesaksian atas iman Kristiani,” tegas Kinnamon.

Sikap senada juga ditunjukkan organisasi, National Association of Evangelicals yang berbasis di AS. “Rencana itu…untuk membakar Al Quran pada 11 September menunjukkan sikap tidak hormat kepada tetangga muslim dan justru akan meningkatkan ketegangan antara umat Kristen dan Islam di seluruh dunia,” kata organisasi itu dalam pernyataannya. “Kami menuntut rencana pembakaran itu dibatalkan.”

Sementara, pendeta senior di Orlando, Florida mengatakan tindakan itu hanya akan memicu masalah. Melawan terorisme, kata dia, bukan dengan mengobarkan kemarahan. “Melawan api dengan api hanya akan mengobarkannya. Cinta adalah air yang akan memadamkan kehancuran.”

Umat Yahudi Mengecam

Umat Yahudi di AS pun turut menentang rencana pembakaran itu. Menurut laman Jewish Telegraphic Agency (JTA), seorang rabi bahkan meminta para umat Yahudi  turut membaca sejumlah kutipan al-Quran sebagai rasa hormat kepada kitab suci umat Muslim itu.

Pembacaan Quran akan berlangsung di tengah ibadah Sabat pada Sabtu mendatang, atau bersamaan dengan rencana pembakaran Quran oleh Terry Jones, pemimpin sekte Dove World Outreach Center di Florida pada 11 September mendatang.

Permintaan itu dilontarkan oleh Rabi Arthur Waskow dari Shalom Centre di Kota Philadelphia. “Banyak komunitas dan organisasi keagamaan dan kelompok-kelompok sekuler menentang ide pembakaran itu,” kata Waskow di laman Shalom Center.

Dia lantas mengingatkan kepada umat Yahudi bahwa tanggal 11 September mendatang merupakan ibadah Sabat Shuvah. “Itu merupakan ibadah sabat khusus bagi umat Yahudi untuk lebih khusyuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengubah perilaku mereka menjadi welas asih dan berekonsiliasi dengan orang lain,” kata Waskow.

Shalom Center lantas menganjurkan sinagoga dan umat Yahudi  menambahkan kutipan dari al-Quran dalam pembacaan ayat-ayat suci pada ibadah akhir pekan nanti.
Kalangan Militer Mengecam

Selain kaum agamis, niat Jones juga ditentang kalangan militer. Militer AS khawatir aksi Jones bakal mengancam keselamatan serdadu AS yang berada di Afghanistan. Saat ini saja rencana gila Jones itu semakin mempertajam sentimen anti Amerika di sana. Hal ini ditandai dengan pembakaran bendera AS.

Panglima militer AS di Afghanistan, Jenderal David Petraeus, yang baru beberapa bulan bertugas, melihat hal ini sebagai ancaman serius bagi tugas mereka di Afghanistan.  “Ini akan membahayakan tentara kita, dan mengancam keberhasilan usaha kita di sini,” ujar Petraeus.

Tentara Amerika Serikat (AS) di negara tersebut khawatir kemarahan warga Afghan atas rencana tersebut akan membahayakan jiwa mereka.

Kekhawatiran ini muncul saat sebagian demonstran yang marah akibat rencana tersebut melempari iring-iringan tentara AS dengan batu. Sentimen anti-Amerika juga kembali muncul, bendera Amerika dibakar dan teriakan “Kematian bagi Amerika” membahana di antara para demonstran.

“Amerika tidak akan bisa memusnahkan Muslim dari dunia,” ujar salah seorang warga Afghanistan seperti dikutip dari laman ABC News.

Mereka mengutuk rencana pembakaran Al-Quran oleh Terry Jones, seorang pendeta sekte kecil di Florida di bawah Dove World Outreach Center. Jones merupakan penulis buku “Islam is of the Devil” yang menuai banyak kontroversi. Pembakaran, menurut Jones, akan dilakukan pada tanggal 11 September nanti.

Tanggal tersebut bertepatan dengan peristiwa serangan teroris di New York yang meruntuhkan menara kembar WTC, tanggal tersebut juga kebetulan bertepatan dengan hari raya Idul Fitri bagi umat muslim dunia. Panglima militer AS di Afghanistan, Jenderal David Petraeus, yang baru beberapa bulan bertugas, melihat hal ini sebagai ancaman bagi keselamatan tentaranya.

“Hal ini akan membahayakan tentara kita dan mengancam keberhasilan usaha kita di sini,” ujar Petraeus. Penasihat Petraeus yang merupakan mantan wakil kepala staf tentara AS, Jack Keane, menyebut hari pembakaran itu sebagai sesuatu yang gila dan merupakan penghinaan terhadap umat Muslim.

“Rencana itu juga merupakan penghinaan bagi tujuan utama tentara kita dan komitmen mereka kepada negara ini dan para umat muslim di dalamnya,” ujar Keane.

Namun, gelombang protes dan hujatan sepertinya tidak mampu membuat Jones mengurungkan niatnya. Dia bahkan bersumpah  tetap melancarkan rencananya, tidak memedulikan masalah yang akan dihadapi tentara negaranya di Afghanistan.

“Apa yang kami lakukan ini telah direncanakan sejak lama, kami mengungkapkan bahwa kekerasan Islam lebih, lebih besar dari yang kami katakan,” ujarnya Jones pada sebuah wawancara dengan stasiun televisi ABC.

Sebuah akun Facebook berjudul “Hari Dunia Pembakaran Quran” mempunyai lebih dari 8.000 pengikut. Tapi dari komentar-komentar yang terdapat di laman itu, sebagian besar menentang rencana pembakaran oleh Jones.

Sumber : vivanews

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Website taiphimsexy.com cung cấp các phim sex y nhiều thể loại, các phim mới cập nhật dành cho điện thoại. Các bạn có thể tai phim sex y về điện thoại một cách dễ dàng nhất để xem và chia sẽ cho bạn bè. Chúng tôi cung cấp mọi định dạng phim sex y cho điện thoại yếu như 3gp đến mp4, wmv cho những điện thoại có hỗ trợ để nhằm phục vụ tốt cho nhu cầu xem phim sex y của bạn. Phim sex y nhiều thể loại, bạn còn có thể xem phim sex y online trên điện thoại mà không cần tải về. Chúc các bạn tìm được những gì mình cần tại taiphimsexy.com và tai phim sex y về điện thoại thành công nhé các bạn. Lưu ý: để xem phim sex y online hoặc tai phim sex y một cách tốt nhất, bạn nên sữ dụng máy điện thoại để truy cập trực tiếp vào website để được hỗ trợ đầy đủ dịch vụ của chúng tôi. Khi có vấn đề như tải phim thất bại, xem phim không thành công, chúng tôi sẽ tự động tải một file về điện thoại các bạn để xem tại điện thoại không cần truy cập vào website. tai phim sex
%d blogger menyukai ini: