Siswi SD Diperkosa Pemain ‘Singa Depok’

INDRAMAYU – Kasus pemerkosaan anak baru gede (ABG) kian marak terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kali ini menimpa seorang siswi SD di Desa Waru, Kecamatan Lohbener.

Sebut saja Bunga (12), bukan nama sebenarnya. Ia menjadi korban kebiadaban lelaki hidung belang beberapa hari lalu. Tersangka pelaku pemerkosaan diketahui berinisial As (21). Dia adalah pemain “Singa Depok” asal Blok Berok, Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang. Terbongkarnya kasus perkosaan terhadap siswi kelas V SD itu setelah korban melaporkan kejadian kepada neneknya.

Sebelum kasus pemerkosaan menimpa korban, tersangka As yang kesehariannya sebagai pemain Singa Depok itu sering kali menggelar pentas seni di Desa Waru, di mana korban tinggal. Berawal dari itulah, tersangka berkenalan dengan korban.

Setelah berkenalan, keduanya saling tukar nomor ponsel. Selanjutnya antara tersangka dan korban sering berkomunikasi via ponsel, sehingga keduanya menjalin hubungan asmara. Karena sudah terjalin hubungan asmara selama beberapa bulan terakhir, tersangka pun seringkali bermain ke rumah korban dan mengajak korban untuk jalan-jalan.

Malam itu Senin, 27 April, tersangka menjemput korban dan membawanya ke rumahnya di Desa Lobener, Kec Jatibarang. Awalnya korban menolak ajakan tersangka. Namun karena terus dipaksa, ajakan tersangka akhirnya dituruti oleh korban. Sesampainya di rumah tersangka, korban langsung saja dimasukan ke dalam kamar, lalu dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Karena  tak bisa menolak, korban pun terpaksa melayani nafsu bejatnya selama lima kali.

Setelah diperkosa, malam itu korban pulang ke rumah neneknya, Kur (46). Sang nenek mulai curiga, setelah mendapati wajah cucunya murung. Karena merasa penasaran, akhirnya dia terus mendesak cucunya untuk menceritakan apa yang terjadi. Betapa terkejutnya dia, ketika mendengar pengakuan cucunya telah diperkosa.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Andry Kurniawan membenarkan kasus pemerkosaan yang korbannya adalah siswi SD. Untuk saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka yang kini masih buron. “Polisi tengah mengejar tersangka yang telah diketahui identitasnya,” katanya. (Tomi Indra Prayitno/Koran SI/ful/Okezone)

& Komentar

  1. Tukang Koran berkata,

    Mei 7, 2009 pada 2:40 pm

    Salam kelompong, salam persahabatan. Saya salut dengan weblog ini. Tulisannya kalau dibaca dan diresapi sangat berbobot dan penting untuk diperhatikan. Semoga yg berwajib menindaklanjuti…

  2. omiyan berkata,

    Mei 12, 2009 pada 4:32 pm

    hhmm dasar….

  3. annisa praningdhita berkata,

    Mei 14, 2009 pada 4:13 pm

    huuuuw dasar,, gak bisa nahan tititnya ya..
    kegatelan..

  4. suci berkata,

    Mei 21, 2009 pada 1:53 pm

    sekarang tinggal penyesalan yang ada.
    untuk si cewek jangan suka nilai seseorang itu sekilas aja.
    untuk si pelaku di mana otak lo.
    dia itu khan uda sebaya adik lo dirumah.
    giman kalu terjadi ma dia ????

  5. Ronald akbar ardiwinata berkata,

    Mei 25, 2009 pada 11:28 am

    Anjriiit..Klo gw ktmu ma tuch org,gw ga akan ksh dulu ma pokis,gw telanjangin dlu truz gw ikat d pohon yg bnyk smutnya,gw olesi bdannya pake madu..Truz gw tusuk lubang penisnya pake kulit bambu..Mampus loe..

  6. s-yoyon berkata,

    Mei 30, 2009 pada 9:09 pm

    Gila tuh laki-laki, mestinya kasi hukuman “anunya”dijepitin kepintu ajah….
    Dasar otak ga waras…..

  7. tony berkata,

    Juni 1, 2009 pada 11:42 am

    tolong dibukakan gambarnya

  8. budi asnan berkata,

    Juni 12, 2009 pada 11:00 pm

    knp bisa d perkosa .krn knp…………………………………………?

  9. budi asnan berkata,

    Juni 12, 2009 pada 11:03 pm

    ada kesalahan apa bisa d perkosa d bw umur najis tau

  10. budi asnan berkata,

    Juni 12, 2009 pada 11:04 pm

    knp tdk ada komentar ya ko gitusi kmn poli


Tulis sebuah Komentar