Tafsir Ibnu Katsir juz 9
(Al-A’ràf 88 s.d. Al-Anfàl 40)
Download juga Tafsir Ibnu Katsir juz 1-8 di:
http://annaufal.co.cc/archive
Mei 31, 2009 pada 2:27 pm (Liputan Khusus)
Tags: agama, agama islam, annaufal, annaufal.co.cc, dinul islam, download kitab tafsir, Download Tafsir Ibnu Katsir juz 9, ibnu katsir, islam, muslim, tafsir al-qur'an, tafsir ibnu katsir, tafsir ibnu katsir juz 9
Tafsir Ibnu Katsir juz 9
(Al-A’ràf 88 s.d. Al-Anfàl 40)
Download juga Tafsir Ibnu Katsir juz 1-8 di:
http://annaufal.co.cc/archive
Mei 30, 2009 pada 5:10 pm (Hukum, Politik)
Tags: 662mob.com, aneh, banteng, Bu Mega, kepala banteng, logo PDIP, mega, megawati, partai politik, PDI perjuangan, PDIP, PDIP dibajak, pembajakan
Beritamaya.wordpress.com – Untuk lebih jelasnya, kunjungi langsung website: http://www.662mob.com dan anda akan melihat logo dan gambar seperti ini:
Lihat juga logo PDIP di websitenya: http://www.pdi-perjuangan.or.id/
Logo PDIP dibajak? Bagaimana menurut anda???
Mei 30, 2009 pada 5:55 am (Rahasia Sulap)
Tags: agama, chris angel, debus, debus palsu, digilas kendaraan berat, digilas mobil, digilas mobil silinder, hantu, kesakitan, limbad, manusia, misteri, pocong, rahasia sulap digilas mobil silinder, sakit, setan, sulap, takhayul, terbongkar dech, trik sulap, tubuhnya digilas kendaraan berat
Beritamaya.wordpress.com – Pernah lihat pertunjukan tentang orang yang digilas kendaraan berat? Dulu, permainan ini pernah dilakukan oleh Chris Angel.
Pertama, dia berjalan di atas permadani/karpet yang ditaburi pecahan kaca. Hampir setiap orang bisa melakukan hal ini (menginjak-injak pecahan kaca). Kemudian dia telungkup di atas karpet ini. Lalu tubuhnya digilas oleh kendaraan streamroller, digilas sampai bagian sekitar perutnya.
Ternyata tempat dia telungkup, bagian bawahnya terdapat lubang (berbentuk kotak). Lubang ini diisi dengan busa penuh, dan tidak kelihatan karena ditutupi dengan karpet.
Jika tubuhnya digilas, maka secara otomatis tubuhnya akan turun/terdorong ke bawah. Lihatlah lengkungan pada gambar di atas.
Dan pada bagian akhir pertunjukannya…….
Dia berteriak-teriak kesakitan… “Aaaarrrgghhhhhh!!!”.
Rasain lu! Itulah akibatnya kalo berani menantang bahaya!
Makanya, cari dulu makhluk halus (setan, jin, gendruwo, pocong, dll) untuk diajak bekerja sama, biar pertunjukannya aman :p
Euh, ada-ada saja!(Sanji)
Mei 30, 2009 pada 4:11 am (Rahasia Sulap)
Tags: belajar sulap, belajar sulap online, benang laba-laba, bermain sulap, invisible thread, magic, magic school, mistery, power in mistery, sulap, trik sulap, uang, uang kertas, uang kertas melayang di udara, video rahasia sulap
Beritamaya.wordpress.com – Selembar uang kertas dilipat/diremas lalu ditaruh di atas telapak tangan, dan… uang itu akan melayang-layang dengan sendirinya. Perhatikan video di bawah ini untuk mempelajari rahasianya.
Uang tersebut diterbangkan menggunakan Invisible Thread (tali yang tidak kelihatan). Invisible Thread adalah alat sulap yang digunakan untuk menerbangkan sesuatu. Banyak trik yang bisa diciptakan dari alat ini.
Anda bisa mendapatkan Invisible Thread Strong sepanjang 3 meter dengan harga Rp.50.000,-. Alat sulap ini dapat anda beli di:
http://www.indoforum.org/showthread.php?t=74706
There is a power in mistery. Tapi, tidak ada salahnya untuk dicoba, siapa tahu bisa menemukan trik-trik baru.(Sanji)
Mei 30, 2009 pada 2:54 am (Hiburan)
Tags: 3gp, ayam, ayam super hero, ayam vs kelinci, ayam yang menasehati kelinci, cari video mesum?, chicken police, dua ayam dan dua kelinci, free sex, mencegah kemunkaran, menghentikan perkelahian, video, video ayam yang bijaksana, video video
Beritamaya.wordpress.com – Chicken Police, itulah sebutannya. Kedua ayam ini sedang beraksi menghentikan perkelahian antara dua ekor kelinci, memisahkan dan menasehati kedua kelinci itu.
“Jika kamu melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu. Jika tidak sanggup, cegahlah dengan perkataanmu. Dan jika tidak sanggup juga, maka cegahlah dengan hatimu.”
Ayam saja bisa seperti itu, bagaimana dengan anda?(iwan)
Mei 13, 2009 pada 7:05 pm (Liputan Khusus)
Tags: agama, agama islam, cara memahami al-qur'an, download kitab Tafsir Ibnu Katsir, download tafsir ibnu katsir, download Tafsir Ibnu Katsir juz 1-8, download Tafsir Ibnu Katsir juz 7, download Tafsir Ibnu Katsir juz 8, islam, kitab, kitab suci, kitab tafsir bahasa indonesia, kitab tafsir rujukan, memahami al-qur'an, tafsir ibnu katsir, terjemah tafsir ibnu katsir
Sesungguhnya memahami Kalamullah adalah cita-cita yang paling mulia dan taqarrub (pendekatan diri kepada Allah) yang paling agung. Amalan ini telah dilakukan shahabat, tabi’in dan murid-murid mereka yang menerima dan mendengar langsung dari guru-guru mereka. Kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang mengikuti jejak mereka hingga hari kiamat.
Tidak diragukan, orang pertama yang menerangkan, mengajarkan, dan menafsirkan Al Qur’an adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Para shahabat telah menerima Al Qur’an dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam secara bacaan dan pemahaman. Mereka mengetahui makna-makna, maksud-maksud dan rahasia-rahasianya karena kedekatan mereka dengan Rasulullah, khususnya Al-Khulafa’ Ar-Rasyidin, Abdullah bin Mas’ud, Ibnu Abbas, Ubai bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit, Abu Musa Al-Asy’ari dan Abdullah bin Az-Zubair radhiallahu ‘anhum.
Mereka adalah para shahabat yang terkenal alim di antara shahabat lainnya. Para shababat adalah guru-guru bagi tabi’in yang di kemudian hari melahirkan ahli tafsir dari generasi ini di Makkah, Madinah dan Irak. Dari shahabat dan tabi’in, dilahirkan ahli tafsir yang mengetahui sejarah tafsir -di madrasah tafsir dengan atsar (jejak/petunjuk) Nabi dan Shahabat- yaitu imam besar dalam ushul tafsir: Muhammad bin Jarir Ath-Thabari (wafat 310 H).
Ciri khas dari madrasah tafsir dengan atsar adalah menafsirkan ayat Al Qur’an dengan satu atau lebih ayat Al Qur’an lainnya. Bila tidak memungkinkan maka ditafsirkan dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang shahih. Jika tidak ditemukan hadits yang menjelaskannya maka ditafsirkan dengan ucapan shahabat terutama shahabat yang telah disebutkan di atas. Jika ucapan shahabat tidak ditemukan maka dengan ucapan tabi’in seperti Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Al-Musayyib, Sa’id bin Jubair, ‘Atha bin Abi Rabbah dan Al-Hasan Al-Basri. Namun jika semuanya ada, maka biasanya disebut semua.
Adapun menafsirkan Al Qur’an dengan akal semata, haram menurut kesepakatan ulama Ahlus Sunnah, apalagi tafsir yang dilandasi ilmu filsafat -walaupun terkadang benar- termasuk dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan akalnya atau tanpa ilmu maka siapkanlah tempat duduknya dengan api neraka.” (HR. At-Tirmidzi, hadits hasan)
Di abad ke-8 Hijriyah lahir seorang ulama ahli tafsir yang merupakan alumnus akhir madrasah tafsir dengan atsar. Dialah Isma’il bin ‘Umar bin Katsir rahimahullah, salah seorang murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah (wafat tahun 774 H). Tafsirnya dijadikan rujukan oleh para ulama dan penuntut ilmu semenjak jaman beliau hingga sekarang.
Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah -beliau juga menulis tafsir- mengatakan bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir terbaik, jika tidak bisa dikatakan sebagai tafsir terbaik, dari kitab-kitab tafsir yang ada. Al-Imam As-Suyuthi rahimahullah menilai tafsirnya menakjubkan, belum ada ulama yang menandinginya. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam bukunya Al-‘Ilmu menganjurkan penuntut ilmu membaca Tafsir Al Qur’anil ‘Azhim atau yang lebih dikenal dengan Tafsir Ibnu Katsir.
Wallahu a’lam.
Mudah-mudahan kita tidak melupakan kewajiban kita untuk mengkaji , mempelajari juga mehahami lagi isi kandungan Alquran, ditengah serbuan berbagai macam infornasi.
Penulis : Al-Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim
(bukittinggi-online.com)
Tafsir Ibnu Katsir juz 7
(Al-Mâidah 83 sampai Al-An’âm 110)
Tafsir Ibnu Katsir juz 8
(Al-An’âm 111 s/d Al-A’râf 87)
Klik di sini untuk mendownload Tafsir Ibnu Katsir juz 7 dan 8, file dalam format DjVu.
Software untuk membaca file DJVU dapat anda download di sini.
Tafsir Ibnu Katsir juz 6 bisa didownload melalui link ini.
Tafsir Ibnu Katsir juz 1-5 dapat anda download melalui link ini.
Mei 10, 2009 pada 11:42 pm (Seni dan Budaya)
Tags: bualan tentang nyai roro kidul, budaya, cantiknya roro kidul, cerita, dikibulin koq percaya, hantu, hidup di laut, imajinasi, jangan percaya adanya nyai roro kidul, jawa, jin, jogja, kepercayaan, laut, laut selatan, mau-maunya dikibulin, mitos, mitos nyai roro kidul, musyrik, nenek moyang kita gampang dikibulin, nyai roro kidul, nyai roro kidul hanya khayalan, nyai roro kidul itu tidak ada, pantai, pantai selatan, parang tritis, queen, raja, raja jawa, ratu, ratu kidul, roro kidul, setan, setan jin roro kidul, sugesti, syirik, tak pernah ada nyai roro kidul, tradisi, yogyakarta
Sengaja saya sediakan satu bab tersendiri untuk membahas si Nyai Roro Kidul atau disebut juga Nyai Loro Kidul atau Nyi Roro Kidul atau Kanjeng Ratu Kidul, sosok yang dipercaya oleh sebagaian besar orang-orang di daerah pantai Laut Selatan Pulau Jawa sebagai Ratu Penguasa dari Laut Selatan yang merupakan mahluk halus. Roro berasal dari bahasa Jawa yang artinya perawan (tidak menikah) sedangkan kidul artinya selatan.
Dulu waktu masih SD saya pernah baca di sebuah buku bahwa dahulu jaman raja-raja Jawa, ada seorang putri yang menolak dinikahkan (atau seorang putri raja yang patah hati?) terus berlari-lari menuju ke tengah lautan yang berombak besar hingga lenyap ditelan ombak.
Kemudian di masyarakat munculah kepercayaan bahwa di Laut Selatan ada ratunya yaitu si Nyai Roro Kidul. Menurut kepercayaan, kalau sedang berada di pantai selatan kabarnya anda dilarang memakai baju hijau, nanti anda dikejar-kejar ombak.
Laut di sebelah selatan pulau Jawa dan juga Sumatera berbeda dengan laut sebelah utara Pulau Jawa dan Sumatera. Laut Selatan berombak besar dikarenakan adanya palung (trench) yang dalam dan memanjang dari sebelah selatan pulau Bali hingga pulau Sumatera dan juga hubungannya dengan lautan luas yaitu Samudera Hindia.
Palung tersebut terbentuk sebagai akibat pertemuan (subduction) antara dua lempeng tektonik (tectonic plate) yaitu lempeng Asia dan lempeng Australia. Sementara Laut Utara Pulau Jawa yang tidak terlalu dalam cenderung tenang, termasuk sebagai bagian dataran sunda (Sunda Shelf).
Kepercayaan yang berlebihan mengenai adanya penguasa Laut Selatan bisa bertahan hingga saat ini disamping karena masyarakat bodoh-bodoh, juga karena laut selatan mempunyai ombak yang bikin jantung deg-degan (saya pernah ke daerah pantai Sukabumi, lautnya lebih mendebarkan di bandingkan laut di pantai Tegal) dan sering terjadi perahu nelayan tengggelam ditelan ombak besar dan mengalmarhumkan para penumpangnya.
Jadi rasa takutlah yang menciptakan imajinasi mengenai kekuasaan si Ratu Laut Selatan, untuk jelasnya anda dapat membaca kembali Setan dan Angan-Angan Kosong di Bab 4.
Deepest sea Also called Oceanic Trench, any long, narrow, steep-sided depression in the ocean bottom in which maximum oceanic depths (approximately 7,300 to more than 11,000 m [24,000 to 36,000 feet]) occur. The deepest known depression ofthis kind is the Mariana Trench, which lies east of the Mariana Islands in the western North Pacific Ocean.
Trenches generally lie seaward of and parallel to adjacent island arcs or mountain ranges of the continental margins. Of the Earth’s 20 major trenches, 17 are found in the Pacific. The only Atlantic trenches are the Puerto Rico Trench north of the Caribbean islands and the South Sandwich Trench east of Drake Passage between South America and Antarctica. The single major Indian Ocean trench is the Java Trench south of Indonesia.
Java Trench also called Sunda Double Trench, deep submarine depression in the eastern Indian Ocean, located generally 190 miles (305 km) off the southwestern coasts ofthe islands of Sumatra and Java, Indonesia. The trench extends for more than 1,600 miles (2,600 km) from northwest to southeast. Its slopes exceed 10° and descend to a maximum depth of 24,440 feet (7,450 m), the deepest point in the Indian Ocean. Much of the Java Trench is at least partially filled by sediments, particularly the section paralleling the Sunda Island arc, a group of islands in an active volcanic zone. For about one-half its length, south of Sumatra, the trench is divided into two parallel troughs by an underwater ridge. To the northwest the Java Trench merges with a system of islands and continental shelves that eventually extend into the Ganges River delta.
(sumber: Encyclopedia Britannica 2003: Ultimate Reference Suite – compact disk).
Salah satu hotel di pantai laut Selatan kabarnya ada yang sengaja mengosongkan sebuah kamar untuk si Nyi Roro Kidul. Ya namanya juga pemilik yang mencoba cari sensasi biar hotelnya ramai dikunjungi, “Boleh juga ide anda Boss…!”
Seorang saudara jauh saya, Bustanul Arifin, punya komentar menarik mengenai si Nyai Roro Kidul sebagai berikut “setan-setan Jawa (Indonesia) tidak punya ambisi politik untuk menguasai dunia berbeda dengan setan-setan / Iblis versi Hollywood yang dalam film digambarkan muncul dari neraka lalu bertarung fisik secara brutal dengan para jagoan bule untuk menguasai umat manusia dan dunia”. Ya pembaca, perbedaan budayalah yang membentuk perbedaan ambisi setan. Orang Jawa umumnya sungkan tidak serakah jadi ya setan yang diciptakan imajinasinya pun tidak begitu ambisius.
Berikut ini saya kutipkan pendapat Pramoedya Ananta Toer mengenai Nyai Roro Kidul yang tersirat dalam salah satu buku tertralogi Pulau Buru Anak Semua Bangsa pada halaman 77 Pramoedya dengan lihai menggunakan “tangan Orang Eropa” untuk mengkritik kepercayaan orang Jawa mengenai Nyai Roro Kidul.
Tetapi Eropa kolonial tidak berhenti sampai disitu. Setelah Pribumi jatuh dalam kehinaan dan tak mampu lagi membela dirinya sendiri, dilemparkannya hinaan yang sebodoh-bodohnya. Mereka mengetawakan penguasa-penguasa pribumi di Jawa yang menggunakan tahayul untuk menguasai rakyatnya sendiri, dan dengan demikian tak mengeluarkan biaya untuk menyewa tenaga-tenaga kepolisian untuk mempertahankan kepentingannya. Nyai Roro Kidul adalah kreasi Jawa yang gemilang untuk mempertahankan kepentingan Raja-Raja Pribumi Jawa.
Ya dugaan Pramoedya (anda memang jenius!) ternyata benar bahwa Raja (Kalangan Kerajaan Jawa Kuno) ternyata menggunakan hal-hal gaib untuk menakut-nakuti orang-orang awam sehingga kediktatoran mereka tidak pernah digugat (saya penasaran, adakah kaitan cerita Nyai Roro Kidul muncul dengan peristiwa kudeta berdarah yang dilakukan oleh rakyat jelata yaitu Ken Arok?). Ini sejalan dengan yang dikemukakan Polybius (dikutip dalam terjemahan buku Kontroversi Kenabian Dalam Islam: Antara Filsafat dan Ortodoksi karya Fazlur Rahman):
Namun karena orang-orang awam adalah orang yang tidak punya pikiran dan penuh dengan dorongan-dorongan yang bertentangan dengan hukum, seperti rasa marah yang tak rasional dan kecenderungan-kecenderungan yang agresif, tidak ada satu yang dapat mengendalikan mereka kecuali rasa takut terhadap yang gaib.
Penggunaan hal-hal gaib ternyata tidak cuma dilakukan Raja-Raja Jawa, dalam buku Misteri Hantu karya John Guy (terjemahan dari The Unexplained Series: Ghosts) menyebutkan antara lain:
Di Jepang, hantu sering dianggap berbentuk rubah. Jika ada orang yang makan terlalu banyak atau rewel dengan penampilan mereka, mereka dikatakan kerasukan rubah. Di Jepang, memelihara rubah masih dianggap tabu. Kalau melanggar, orang itu akan disihir atau dikutuk. Ini adalah upaya pemimpin religius zaman dulu untuk mendorong orang agar tidak materialistis. Sementara di Cina, ada keyakinan bahwa hantu adalah seseorang yang mati gara-gara kecelakaan atau dibunuh. Ia akan kembali pada hari ketujuh sejak kematiannya untuk membalas dendam. Peneliti modern yakin bahwa cerita itu dibuat oleh penguasa untuk mencegah terjadinya pembunuhan.
Copyright @ Irwan Ghailan, 2004, ”Salah Paham tentang Setan, Jin, Roh, Hantu dan Sihir“. (http://setanhantu.wordpress.com)
Mei 5, 2009 pada 9:18 pm (Liputan Khusus)
Tags: agama, agama islam, arti takwa, cinta, islam, Mau mengikuti Rasulullah apa tidak?, memohon perlindungan, mohon perlindungan dari neraka, Nabi Muhammad berdoa agar dijauhkan dari neraka, neraka, penyeleweng agama, Rasulullah paling takut kepada Allah, siapa bilang syurga dan neraka tidak ada?, siapa bilang takut pada Allah = muslim level rendah?, sudah pasti adanya kok dibilang seandainya tak ada, sufi, surga, syurga, syurga dan neraka, syurga dan neraka pasti adanya, syurga dan neraka sudah ada kok, takut, takut neraka, takwa, takwa itu apa, taqwa, ternyata ada yang tak mengharap syurga, ternyata ada yang tak takut neraka, tidak takut kepada Allah
Saya tergelitik untuk menulis tentang hal ini ketika teringat syair Rabiah Al-Adawiyah yang kutipannya sebagai berikut,
“Aku mengabdi kepada Tuhan tidak untuk mendapatkan pahala apa pun”
“Ya Allah, jika aku menyembah-Mu karena takut kepada neraka, bakarlah aku di dalamnya. Jika aku menyembah-Mu karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya.”
(sumber: kotasantri.com)
Sebenarnya yang teringat oleh saya tidak persis seperti di atas, tapi hasil pencarian di Google sepertinya lebih layak dipercayai daripada sekedar ingatan saya.
Sebagian kaum muslimin, dengan merujuk kisah-kisah sufi seperti di atas, memiliki pemahaman bahwa muslim yang ideal adalah muslim yang dalam menjalankan ibadahnya sudah tidak lagi mengharapkan surga atau meminta dihindarkan dari neraka. Bahkan di antaranya ada memiliki
kesan seolah-olah muslim yang masih mengharapkan surga dan takut neraka itu rendah level keislamannya, masih belum “makrifat”, masih belum mengenal kedalaman cinta kepada Allah.
Yang paling parah adalah ungkapan seorang artis yang secara tidak sengaja saya tonton ketika di Indonesia. Sang artis yang sepertinya salah kaprah dalam bersufi itu berkata, “Buat apa takut sama Allah? Kan Allah Maha Penyayang”. Dalam hati saya, “Hah?”
Hm, benarkah pemahaman seperti itu? Kalau yang terakhir, saya berani berkata bahwa ungkapan itu sangatlah tidak tepat. Tapi untuk membahasnya lebih umum, mari kita bandingkan dengan fakta-fakta lain yang ada.
Pertama, taqwa dalam bahasa arab berakar kata pada kata takut. Takut kepada Allah, takut kepada neraka. Dalam surat al-Baqarah: 24, Allah azza wajalla berfirman “fattaqunnaar allatii wa quduhannasu wal-hijarah” (maka takutlah pada neraka yang bahan bakarnya adalah
manusia dan batu). Dalam Al-Quran terjemahan Bahasa Jepang pun, kata taqwa selalu diartikan sebagai “osoreru” yg artinya takut. Ini sedikit berbeda dg terjemahan Bahasa Indonesia yang terkadang tidak menerjemahkan kata taqwa.
Kedua, dalam riwayat yang shahih disebutkan bahwa salah satu doa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah; Rabbana atina fiddunya hasanah, wafil-akhirati hasanah, waqina adzabannar. Bukankah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun masih meminta perlindungan
dari neraka?
Ketiga, dalam salah satu hadits shahih tentang ramadhan disebutkan, “Barangsiapa berpuasa dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu”. Dalam buku Sifat Shaum Nabi shallallahu alaihi wasallam karya Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dan Syaikh Ali
Hasan Abdul Hamid disebutkan bahwa salah satu makna dari “penuh iman dan ihtisab” adalah mengharapkan pahalanya. Di sini mengharapkan pahala puasa menjadi syarat kesempurnaan puasa itu sendiri.
Keempat, banyak hadits-hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang menyebutkan tentang amal-amal yang berbalaskan surga dan pembebasan dari neraka, dan para sahabat bersegera menyebut seruan-seruan itu.
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Tujuh puluh ribu orang dari umatku masuk surga tanpa hisab (tanpa perhitungan amal-red)”. Seseorang berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah semoga Dia berkenan menjadikanku bagian dari mereka”. Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam berdoa, “Ya Allah, perkenankanlah, Engkau menjadikannya termasuk di antara mereka”. Kemudian yang lain berdiri pula dan berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah, agar Dia berkenan menjadikanku bagian dari mereka”. Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam bersabda, “Engkau telah didahului Ukasyah” (HR.Muslim, shahih)
Ah, saya jadi teringat siaran TV kuliah shubuh Tafsir Fi Zhilalil-Quran beberapa tahun lalu, di mana Ust. Ihsan Tanjung menjadi pembicaranya dan mengatakan bahwa ungkapan seperti yang diucapkan Rabiah Al-Adawiyah di atas sebagai cinta yang salah kaprah (atau kurang lebih seperti itu ^_^;)
Kembali ke topik utama, dari fakta-fakta yang ada kita bisa melihat bahwa orang-orang yang beribadah dengan mengharap surga dan takut akan neraka sama sekali bukan muslim berlevel rendah, atau tidak mengenal kedalaman cinta kepada Allah. Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat adalah kumpulan makhluk-makhluk paling mulia di antara makhluk-makhluk- Nya. Mereka adalah kumpulan manusia-manusia yang paling paham bagaimana mencintai-Nya di antara manusia-manusia lainnya. Demikianlah kondisi mereka, lalu bagaimanakah kondisi kita?
Wallahul-musta’ an
(Dan Allah-lah Yang Maha Penolong)
SyaikhulMuqorrobin@ KL
http://muqorrobin. multiply. com