Liputan6.com, Jambi: Seorang ibu berusia 40 tahun mengandung setelah menjalin hubungan asmara dengan putranya sendiri. Polisi telah menahan kedua warga Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, itu dengan tuduhan perbuatan cabul. Selain masalah hukum, keluarga tersangka diusir dari kampung halaman.

Perianto kini berada di Markas Kepolisian Sektor Kumpeh Ulu. Remaja berusia 16 taun ini mengakui berhubungan badan dengan ibu kandungnya sendiri. Sementara sang ibu, Sumini, yang sedang hamil delapan bulan kini dirwat di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jambi.
Cerita bermula saat Perianto jatuh sakit dan dirawat sang ibu. Saat tidur di pelukan ibunya, nafsu pun muncul. Gayung bersambut maka jadilah. Sumini pun kini mengandung delapan bulan.
Menanggapi kasus ini, psikolog Seto Mulyadi menduga sang anaklah yang menjadi korban kekerasan seksual. Selain juga terkait cara mendidik yang salah, keluarga Sumini sudah 12 tahun ditinggal sang ayah.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)


bodoh N konyol dua’duanya ! perbuatan kaya gitu pantas di hukum sepantasnya N Emank harus di usir dari kampung . saraf apa tolong diperiksa dulu ke bagian tes psikologis !!!!!!
Posted by konisantoso | Juli 27, 2008, 12:36 pmsakit jiwa lo emank enak si tapi seharusnya pake kondom. berilah pendidikan seks yang baik dan benar memang kalo setan sudah bertengger (ayam kalee..) susah untuk menghindarinya,berilah pendidikan agama sedari kecil, agar kejadian tersebut tak terulang lagi di kemudian hari ..amin..
Posted by Panji Tengkorak | Juli 27, 2008, 3:07 pmgila ya.. gila..
Posted by Michael Vincent | Juli 27, 2008, 6:42 pmsunguh issue yang luar biasa. saya masih ingat pas waktu duduk dibangku SD dulu, jika nafsu sudah menghampiri kelamin, bersinergi dengan kuatnya. sudah pasti kita lupa akan daratan, yang ada rasa ingin menuntaskan. mebagitulah gambaran yang bisa disajikan.
Posted by roney22 | Juli 27, 2008, 9:53 pmkejadian2 yang terjadi di bangsa ini mencerminkan bahwa kita sebagai bangsa sedang mengalami keterpurukan di semua bidang, baik bidang ekonomi, moral , budaya dan kebangsaan. Kita sebagai bangsa Indonesia harus tobat secara Nasional, mulai dari diri kita masing-masing.
Posted by maxonvictorson | Juli 28, 2008, 2:10 pmsaraf mesti di kebiri
Posted by gaek | Juli 28, 2008, 2:52 pmManusia sudah ditutup mata hatinya dan mati jahirnya sehingga syetan lebih berkuasa dibanding iman, semoga ALLAH SWT mau membukakan pintu maaf dan memberikan jalan kesadaran kepada keduanya
Posted by amir | Juli 29, 2008, 3:03 pmkeduanya sakit jiwa, sakit iman, ma sakit otak
Posted by move14 | Juli 29, 2008, 3:09 pmWAH ini… apa dunia ini udah mau kiamat ya…??? dr pada mikirin dunia ngak bakal ada habisnya.mending kamu kunjngi blogku pasti U dpt keuntungan…!!! http://www.mekarcell.wordpress.com
Posted by MEKARCELL DISTRIBUTOR | Juli 29, 2008, 10:25 pmDunia makin ANEH, Sepatutnya seorang ibu mendidik anaknya dengan norma-norma yang benar, malah menjerumuskan anak ke jalan yang salah, dan si Anak malah tidak bisa mencari perempuan lain apa? si Ibu tidak paham surga di telapak kaki ibu ehhh si anak malah tidak melihat surga itu di telapak kaki ibunya
Hati dan mata mereka telah dibutakan dan Syetan merasuki jiwa yang tidak beriman.Semoga Tuhan Mengampuni mereka.Amin.
Posted by Nadnad | Juli 30, 2008, 12:25 ambusyet…mati aj tu 22 nya kok bisa y kaya gt
mau kiamat apa y dunia lagian tidur satu ranjang..kan udah gede kali..
benr harus d tembak mati, liat certinya az jij banget
Posted by juan | Juli 30, 2008, 3:42 pmhemmmm……….. ada-ada aja. Dunia ini memang sudah tua
Posted by baderiani | Agustus 2, 2008, 10:28 amnah cepet2 pada toubat kali ye???? tanda tanda mo kiamat tuch. . . .
Posted by pamungkas | Agustus 2, 2008, 11:52 amwah itu di jambi ya… jarang2 neh denger orang jambi buat masalah…
Posted by tomy1290 | Agustus 2, 2008, 9:04 pmheuh ainks…..ngeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii , sumpah deh dua-duanya mahluk sakit
Posted by dinda | Agustus 5, 2008, 10:49 amTanya dulu pak sebelum berkomentar nih!
Apa dua-duannya itu keluarga normal? atau mungkin keluarga ideot?
Posted by Artho | Agustus 6, 2008, 12:25 pmsaya rasa masih ada pintu tobat buat kedua-duanya… selama nyawa belum lepas dari kerongkongan…
yang sudah terjadi, diambil hikmahnya aja… kedepannya, harus dipikirkan solusi terbaik bagi ibu dan anak yang terlanjur salah melangkah…
dan terakhir, gimana supaya kejadian memalukan tersebut tidak terjadi lagi, kayaknya kontrol masyarakat terhadap lingkungan sekitar mesti lebih tinggi lagi…
Posted by koro | Agustus 6, 2008, 6:00 pmanjrittt bejat banget
Posted by zoel chaniago | Agustus 10, 2008, 7:42 pmbusssssssssssssssssssssset………………….
kacau banget tuh org, hare gene masih nafsu sama nyokapnye…..
pantesnye buat die di ya…………………..kubur hidup2.
Posted by badrul | Agustus 10, 2008, 9:33 pmwah……………….. kalo yang beginian di kubur hidup2 masih kurang,
yang cocok ya………………di rojam!! anak kaga tau diri, udah untung keluar eh.malah mau masuk dari pintu yang sama.
Posted by exzart Pratamz | Agustus 10, 2008, 9:38 pmyang begini mesti dibunuh saja,sebelum budaya begini menjalar ke yang lain.malu,paling yo dibiarkan ding.OMONG THOKKKKKK
Posted by dahan | Agustus 12, 2008, 1:41 pmWAH……….WAH………DUA-DUANYA KEBANGETAN!!!!!!!!!
Posted by FARADILA | Agustus 12, 2008, 3:35 pmWahhh…. kebangetan tuchhh…
masakjeruk makan jeruk…!!!
Sunat lagi KON…nya itu…!!!!!!!!
Posted by once | Desember 13, 2008, 1:29 amJangan suka memberi tanggapan secara sebelah mata, allah selalu membuka pintu tobat bagi setiap makhluknya,apa kita pantas menghakimi dan pantas mengatakan bahwa orang tsb berdosa……!
Posted by cqxarzi | Desember 15, 2008, 2:54 pmAku bangga dengan mereka berdua karena sifat-sifat mereka berdua turun ke anak mereka. Menurut saya bahwa hasil dari hubungan sedarah lebih bagus dari pada hasil keturunan dari orang lain. Karena apa ?. Dari orang lain tidak diketahui bahwa ia jahat atau tidak tapi kalau mereka berdua bahwa mereka tahu apa yang nanti terjadi dengan sifat anak mereka. Contohnya, ibunya tukang bunuh orang dan pasti nurun ke anaknya. Tapi menurut penelitian saya bertahun-tahun bahwa faktor keturunan hasil dari hubungan sedarah lebih bagus. Kalian semua mau tahu kenapa anak mereka tidak cacat ?. Karena sebelum terjadinya di Indonesia seperti begitu bahwa saya berdoa dulu agar anak hasil dari sedarah lebih baik dari pada anak hasil dari orang lain yang bukan dari 1 keluarga. Semoga anak tersebut paling hebat di dunia ini dan tunjukkanlah kamu hasil dari sedarah lebih baik dari pada anak lain. Buatlah perdamaian dunia anak-anak hasil dari sedarah.
Posted by Si Penyebar Apa Saja | Desember 22, 2008, 11:36 amBerarti surga ada di anu ibunya dong
Posted by Fexon | Agustus 14, 2009, 10:49 amdurhaka tu anak,istigfar men….
Posted by ahonk | April 21, 2010, 5:51 amTitisannya sangkuriang dan ibunya kali XD
wakakakakak
Posted by Irianto | April 21, 2010, 12:47 pmwah wah…gila tuh orang ya……..,mending di sarkem aja daripada gituan ama emak sendiri
Posted by bawok | Juli 2, 2010, 8:57 amparah..
Posted by den mamat | Juli 3, 2010, 2:31 am