Tokoh Islam Diterima di Istana Negara

Metrotvnews.com, Jakarta: Sepuluh tokoh Islam yang memimpin aksi damai menuntut pembubaran Ahmadiyah diterima Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Negara, Senin (9/6) sekitar pukul 11.45 WIB. Namun pertemuan berlangsung tertutup.


Sejumlah tokoh Islam bertemu Andi Mallarangeng.

Ulama yang bertemu Andi di antaranya K.H. Abdul Rasyid Abdullah Syafi`i, Habib Muhsin bin Zeid Alatas, dan K.H. Noer Iskandar S.Q. Mereka masuk ke dalam Istana Negara dalam pengawalan ketat. Para ulama ini pun harus melintasi pagar kawat berduri.

Sesaat sebelum bertemu masuk ke Istana Negara, K.H. Abdul Rasyid mengatakan, aliaran Ahmadiyah sesat. Ajaran yang dibawa oleh Mirza Ghulam Ahmad itu telah jauh menyimpang dari tuntunan Islam dan memecah belah persatuan bangsa.

Di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, puluhan santri dari sejumlah majelis taklim se-Jabodetabek berunjuk rasa menuntut polisi segera membubarkan Ahmadiyah. Di samping itu mereka juga hendak menjenguk Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab. Namun hanya 10 perwakilan dari mereka yang bisa masuk menemui Habib Rizieq.

Sementara itu tujuh tersangka kasus penyerangan Aliansi Keagamaan di Monas, 1 Juni 2008, telah dipindahkan dari tahanan kriminal umum ke sel kasus narkoba. Mereka kini bergabung dengan Habib Rizieq. Selain mereka, polisi kini juga masih memburu Komando Laskar Islam, Munarman dan 20 tersangka lainnya.(***)

Tulis sebuah Komentar