Polisi Tewas Dikeroyok Preman
Mei 19, 2008 pada 10:22 pm (Kriminal)
Tags: pembunuhan, Kriminal, tewas, polisi, kematian, kasus, mati, tersangka, hidup, desa, preman, keluarga, wafat, kepolisian, sumatra, sctv, padang, narkotik, ganja, sabu, tangkap, keroyokan, buayan, rico, batang anai, padang pariaman, tugas, organ tunggal, sumatra barat
Liputan6.com, Padang Pariaman: Seorang polisi di Padang Pariaman, Sumatra Barat, belum lama ini, tewas dikeroyok tujuh preman. Brigadir Polisi Dua Rico Syahputra dibantai saat sedang menyelidiki kasus peredaran narkotik di acara organ tunggal di sebuah desa. Rico menderita luka tusuk di dada, perut, dan paha. Korban meninggal saat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammad Jamil Padang.

Jasad polisi korban pengeroyokan, Padang Pariaman, Sumbar.
Beberapa jam setelah pengeroyokan, polisi menangkap tujuh tersangka pembunuhan Rico. Seorang di antaranya dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melarikan diri. Mereka kini ditahan di Markas Kepolisian Resor Padang Pariaman. Dugaan sementara, pengeroyokan bermotif balas dendam terkait penyitaan sembilan kilogram ganja oleh Rico beberapa waktu sebelumnya.
Kematian Rico sangat memukul pihak keluarga. Tangis duka menyambut kedatangan jenazah Rico syahputra di rumahnya di Buayan, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman. Keluarga masih tak percaya Rico yang baru dua tahun menjadi polisi tewas saat melaksanakan tugas.(TOZ/Denni Risman dan Arset Kusnadi)

Prabu Sakti berkata,
Mei 20, 2008 pada 11:34 pm
Bukankah polisi = preman?!?
adhena berkata,
Mei 21, 2008 pada 7:50 am
tolong kirim foto saat jenazah masih di rumah sakit.
jablay berkata,
Mei 21, 2008 pada 10:52 pm
kurang ajar tuh Prabu Sakti, Klu Polisi itu preman G bakal ketangkap yg namanya teroris.
Lho bisa nangkepnya ???????
infogue berkata,
Mei 28, 2008 pada 6:01 pm
Artikel di blog Anda sangat menarik. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
teddy berkata,
Juni 12, 2008 pada 8:59 pm
kejam benar tuch bandit pemebela kebenaran kok di bunuh moga-moga arwah beliau di terim disisnya amien……………………!!!!!!!!!!!!!
Roganda berkata,
Juni 25, 2008 pada 11:18 pm
Memperbaiki kinerja polisi, maka yang harus dilakukan adalah memperbaiki kualitas hidup keluarga dan masyrakat Indonesia. Agar tahu dan patuh hukum. Karena polisi berasal/direkrut dari masarakat. Masyarakat patuh hukum, apalagi polisinya. Polisi bodoh karena berasal dari masyarakat bodoh. Coba kita lebih arif menilainya, Polisi punya HAM dalam kehidupan pribadinya, juga menyerahkan HAM pribadinya kepada negara sebagai komitmet pengabdian. Hargai Polisi sebagai manusia. Turut berduka cita yang paling dalam kepada sahabatku yang sedang menuju Tuhannya. Share di : http://www.roganda.wordpress.com
zoel berkata,
Juli 11, 2008 pada 8:08 pm
satu kata buat prabu sakti : ANJING LO ….. !