Uli Auliani Tolak Ajakan Tidur Produser
Mei 18, 2008 pada 9:38 pm (Hukum, Perkosaan)
Tags: perkosa, Perkosaan, Kriminal, Hukum, seksi, seks, zina, porno, pemerkosaan, sexy, film, movie, uli auliani, ajakan produser, produser, produser mesum, artis diperkosa, perzinahan, godaan, norma, mendesah, terangsang, rangsangan, presenter, kroscek, transtv, episode
Suryalive | Jakarta - Semasa awal menapaki jagad hiburan, bintang muda Uli Auliani, 22, punya pengalaman pahit dengan seorang produser. Bahkan, saking kesalnya, pesinetron, bintang film, model iklan, dan presenter ini sempat berkonsultasi dengan pengacara untuk menempuh jalur hukum. Karena, sejumlah teman seprofesinya mengalami hal serupa.

Uli Auliani
Menurut pemeran Luna dalam film Virgin dan pemeran Kyla di film Pulau Hantu 2 ini, produser yang satu ini memang kurang ajar terutama dengan bintang baru. Meski merahasiakan nama sang produser, Uli bilang, “Yang bikin sebelnya tetap ada, dia masih terus berulah. Bahkan, ada anak baru yang cerita. Proses ngerjainnya sama seperti aku dulu,” kata Uli ditemui di sela-sela obrolan persiapan film terbarunya Salome produksi MD Entertainment, Jumat (16/5).
Waktu itu, ungkap Uli, ia didapuk menjadi pemeran utama sebuah serial sinetron sebanyak 52 episode. “Selesai rapat produser ini nggak ngomong apa-apa, cuma kasih kartu nama dan di belakang kartu namanya ada tulisan, saya tunggu di hotel ini jam tujuh habis itu langsung sign (tanda tangan) kontrak,” ungkap presenter infotainment Kroscek di TransTV ini.
Uli menambahkan, saat itu berusaha tidak mau mengubris. Puncaknya kekesalannya saat produser itu menelepon. “Maaf nih aku ngomong kasar. Masa aku disuruh mendesah-desah di telepon supaya dia terangsang. Aku sempat maki-maki,” kata Uli yang akhirnya memang tidak mendapat peran apa pun di sinetron yang dijanjikan produser itu.
Dia mengungkapkan, sangat berat bagi pendatang baru yang ingin berkarier dengan bersih di jalur hiburan. Godaannya banyak dan taruhannya jika tidak peran utama berarti tidak dipakai sama sekali. Menggugat lewat jalur hukum pun sulit karena tidak ada bukti kuat, kata perempuan kelahiran Bandung, 20 November 1985 ini.
“Kalau kita punya talenta tidak mesti harus mau melakukan hal-hal di luar norma. Percaya saja rejeki nggak akan lari,” tandas pemilik tinggi 169 cm dan bobot 45 kg ini. warkot (suryalive)

Yudhi Arie Baskoro berkata,
Mei 19, 2008 pada 10:13 pm
kalau gak kuat dan tergiur karir melesat sesaat pasti udah mau tuch
FaNZ berkata,
Mei 20, 2008 pada 7:00 pm
Hehehe
sahatmrt berkata,
Mei 20, 2008 pada 7:03 pm
tul… jangan mau ngelakuin yang kayak gitu… lebih baik mengandalkan kerja keras dan talenta… karir yang didapat dengan cara begitu tidak akan langgeng.
salam!
Prabu Sakti berkata,
Mei 20, 2008 pada 11:33 pm
Aku masih gak percaya dg pemahaman Uli…
Mungkin cuma cari sensasi atau membohongi diri sendiri…
dobelden berkata,
Mei 21, 2008 pada 11:30 am
sapa tuh produsernya?
rombongannya punjabi?
Aryo Bandoro berkata,
Mei 24, 2008 pada 4:53 am
Bisa ya, bisa tidak.
messiach berkata,
Mei 24, 2008 pada 3:25 pm
artis ma banyak sensasinya…entar ngomong apa lagi ya???
benar tuh kata Prabu Sakti. Uli, Uli,…. produser atau produser?
Tris w berkata,
Mei 28, 2008 pada 10:57 am
Hanya tuhan n kmu yg tau
alexist berkata,
Juni 4, 2008 pada 5:43 am
mending tidur sama saya aj dijamin puas
cahyo berkata,
Juni 4, 2008 pada 10:28 am
menolak alasanya apa uli?
zoel chaniago berkata,
Juni 6, 2008 pada 1:00 am
heheheh baguslah kalau githuu
Ryu berkata,
Juni 11, 2008 pada 2:13 pm
hhahhahaha…….
ngesex melulu
Roy Suryo berkata,
Juni 25, 2008 pada 11:16 am
pasti komplotan punjabi