Telur Gagal Tetas Banyak Beredar
Mei 13, 2008 pada 5:22 pm (Hukum)
Tags: wanita, penipu, flu burung, rumah, rumah tangga, Hukum, ibu, minuman, racun, telur, makanan, ayam, masak, masakan, telur busuk, palsu, pemalsuan, kejahatan
Liputan6.com, Jakarta: Bagi warga yang sering menggunakan kereta api listrik (KRL) Jabodetabek atau angkutan umum lainnya mungkin sering menemui penjual telur rebus dengan harga sangat murah. Di Stasiun Manggarai, Jakarta, misalnya, dengan hanya dua ribu rupiah anda akan mendapat tiga butir telur matang. Padahal, di pasaran harga telur mentah sudah mencapai Rp 10.000 per butir.

Telur itu dalam kondisi utuh terlihat biasa saja. Tapi, setelah dikupas baru terlihat berbeda. Kuning telur berbentuk tidak beraturan sedangkan putih telur tidak terlalu bersih. Telur juga sedikit lebih keras dari biasanya. Menurut sang pedagang, telur yang mereka jual berharga murah karena merupakan telur gagal tetas.
Karena khawatir dengan keamanan telur jika dikonsumsi, SCTV sengaja membawa telur murah ini ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan DKI Jakarta untuk dilakukan uji fisik. Uji dilakukan dengan melihat cangkang telur, kulit ari, putih dan kuning telur, serta aromanya. Berdasarkan pengujian telur ini memang asli. Bentuk yang tidak wajar bisa disebabkan karena penyakit pada induk ayam. Atau telur ini lama dieram tapi tidak menetas. Bisa juga telur yang sudah terlalu lama disimpan alias kedaluarsa.
Kekhawatiran mengenai keamanan telur ini jika dikonsumsi terkait dengan adanya berita-berita yang belakangan muncul soal beredarnya telur palsu buatan Cina. Karena dibuat dari bahan-bahan kimia telur palsu buatan cina tentu berbahaya jika dikonsumsi.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)
