Surat Keputusan Bersama (SKB) Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) diyakini pemerintah tak akan menjadi potensi konflik. Wakil Presiden menilai bahwa SKB itu justru berupaya mencegah konflik.
”SKB belum dikeluarkan. Bukan potensi konflik, SKB justru menyelesaikan dan mencegah konflik terjadi,” kata Wapres Jusuf Kalla di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (07/5).
Dikatakannya, semua memerlukan banyak pertimbangan. Meski begitu, pertimbangan itu didasarkan pada UUD 1945. ”Tapi, dalam hal ini tak boleh ada kekerasan. Semua yang salah diluruskan. Di situlah SKB itu dibuat.”
Diakuinya, konflik agama memang paling banyak terjadi, walau akar masalahnya bukan agama itu sendiri. Hanya saja, bila ada sekelompok yang dinilai keluar dari jalurnya, tak perlu direspon dengan kekerasan. ”SKB jusatru supaya tak ada konflik.”
referensi : Republika


