Liputan6.com, Tegal: Seorang bapak di Kelurahan Pasuruan Kidul, Tegal, Jawa Tengah, belum lama ini, mencoba membunuh dua anaknya yang masih balita. Selain meracuni kedua anaknya dengan menggunakan racun serangga, Sukirwan juga mencoba bunuh diri dengan cara yang sama.

Sukirwan
Peristiwa itu terungkap setelah Khotijah, istri Sukirwan curiga mendapati kamarnya dalam keaddan terkunci. Saat didobrak, Khotijah mendapati kedua anak dan suaminya dalam keadaan lemas serta mencium bau racun serangga. Ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Tegal.
Roby Febriansyah yang masih berusia enam tahun kini dalam kondisi kritis. Kondisi Mohammad Adam, adiknya juga tak jauh berbeda. Pun demikian dengan Sukirwan yang masih tergolek lemah. Menurut kakak korban, Sukirwan yang berprofesi sebagai tukang becak diduga ingin menghabisi nyawanya serta dua anaknya karena himpitan ekonomi.
kasus bunuh diri juga terjadi Sukorejo, Kendal, Jateng. Kepala Unit Reserse dan Intel Kepolisian Sektor Sukorejo Ajun Inspektur Satu Polisi Darnyoto ditemukan tewas tertembak di ruang kerjanya. Korban diduga bunuh diri dengan menembakkan pistol ke kepalanya sendiri.
Korban ditemukan tewas dengan pelipis tertembus peluru. Jasad Darnyoto diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkari Semarang. Dari hasil pemeriksaan, Darnyoto diduga tewas bunuh diri menggunakan pistol dinas jenis revolver miliknya. Polisi masih menyelidiki motif bunuh diri tersebut. Sejumlah rekan kerja serta keluarga telah dimintai keterangan.
Jenazah Darnyoto sempat disemayamkan di rumah keluarga istri almarhum di Desa Sambungsari, Weleri, Kendal. Almarhum dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari rumah keluarga istrinya. Darnyoto meninggalkan seorang istri dan tiga anak.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

