indosiar.com, Palembang - Hanya lantaran rebutan penumpang, seorang sopir dan kernet bus kota di Palembang tega menusuk sesama rekannya. Beruntung polisi yang melihat kejadian ini langsung menangkap tersangka yang masih dalam keadaan mabuk.
Tersangka Hendrik (25) dan Dedi (21) yang berprofesi sebagai sopir dan kernet bis kota ini diamankan oleh polisi Satuan Lalu Lintas Poltabes Palembang. Keduanya ditangkap sesaat setelah melakukan penusukan terhadap Arifin, sesama sopir bus kota.
Kedua warga Sukarame, Palembang ini saat diamankan masih dalam keadaan mabuk minuman keras. Keduanya pun sempat menyangkal telah melakukan penusukan terhadap korban. Dengan tangan terborgol kedua tersangka ini langsung dibawa polisi ke Mapolsek Ilir Timur Satu Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Korban Arifin saat ini harus mendapatkan perawatan tim medis Rumah Sakit Caritas Palembang. Korban mengalami tiga luka tusuk di sekujur tubuhnya. Menurut korban, dirinya tiba-tiba langsung dikeroyok dan ditusuk oleh kedua tersangka saat berada diperempatan lampu merah Caritas.
Diduga peristiwa ini dipicu persoalan rebutan penumpang bus kota. Sementara kasus ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Ilir Timur Satu Palembang. (Dedi Irfansyah/Sup)

