//
you're reading...
Kriminal

Mahasiswi UI Dibunuh Kawan Chatting

JAKARTA, RABU-MAHASISWI Universitas Indonesia (UI) Anita Rahmat (19) dihabisi gara-gara tak membalas cinta seorang temannya. Pembunuhnya ditangkap berkat print out telepon rumah yang diminta atas inisiatif ayah korban.

Dalam tempo kurang dari 10 jam setelah print out itu keluar, tiga pembunuh Anita (akrab disapa Nita) dapat diringkus. Mereka adalah Mulyadi Dwi Asmoro alias Acong (24), Yohanes Martinus alias Edo alias Dado (21), dan Maulana alis Item (25). Acong merupakan pemuda yang sangat mendambakan cinta Nita.

Ahmad Rahmat, ayah korban, yakin putrinya dihabisi karena tak membalas cinta Acong. Menurut dia, Acong sangat mendambakan cinta Nita, namun putri sulungnya tersebut tak menanggapi. Diduga, Acong sakit hati dan melampiaskannya dengan menghabisi Nita.

Menurut Ahmad, Senin (28/1) Nita bermaksud mengantar baju ke tantenya yang kos di Margonda. Namun, sesaat sebelum pergi Nita menelepon seseorang. Sehabis menelepon, Nita terlihat bingung. “Kesan yang saya tangkap, dia bingung waktu mau keluar,” katanya.

Seperti diberitakan, mahasiswi Jurusan Aktuaria Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Anita Rahmat, tewas dalam kondisi wajah dilakban dan ada luka di tubuhnya. Mayat Nita yang awalnya tak dikenal tersebut ditemukan di Kampung Sumurbandung, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok. Sehari kemudian, tepatnya Rabu (13/1) malam, Ahmad Rahmat dan istrinya memastikan jenazah yang ditemukan di sebuah selokan di Harjamukti tersebut adalah putri sulungnya, Nita, yang meninggalkan rumah pada Senin sore naik Honda Jazz.

Informasi yang dihimpun Warta Kota , polisi yang menyelidiki kasus Nita segera mengumpulkan keterangan tentang Nita dari rekan-rekannya di kampus maupun mantan-mantan pacarnya. Sampai akhirnya, didapat informasi ada seseorang yang menawari pekerjaan kepada Nita sebagai sales promotion girl (SPG) produk otomotif.

Namun, penyidik menemui jalan buntu karena tidak bisa melacak orang tersebut dari telepon genggam korban karena telepon genggam tersebut raib. Hingga, pada Senin (4/2) lalu, ayah Nita berinisiatif meminta print out di kantor telkom. Ahmad lantas memberikan nomor telepon yang dihubungi Nita terakhir kali hanya kepada Kanit Reskrim Polsektro Cimanggis Iptu Bambang Prajanto. “Saya percaya sama dia,” ujar Ahmad. Aparat Polsektro Cimanggis lantas bekerja sama dengan aparat Satuan Jatanras Polda Metro Jaya untuk melacak pemilik nomor telepon tersebut.

Secara terpisah, Kapolestro Depok, AKBP Imam Pramukarno mengatakan, korban dan para pelaku kenal lewat chatting di internet. “Johannes sduah empat kali bertemu korban. Pada pertemuan terakhir mereka baru berani merampok,” katanya. Menurut Imam para pelaku bukanlah mantan pacar korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Carlo Brix Tewu, mengatakan ketiga pembunuh Nita ditangkap Senin (4/2) malam. Awal penangkapan, sebanyak 20 anggota Satuan Jatanras yang dipimpin Kepala Satuan AKBP Fadil Imran membekuk Edo di sebuah warung internet (warnet) di Kampungsawah, Jagakarsa. “Waktu ditanya, dia membantah melakukan perbuatan tersebut,” ujarnya.

Namun, Edo tak bisa berkelit lagi saat polisi menemukan gantungan kunci mobil Honda Jazz milik Nita yang disimpannya. Edo pun mengaku menghabisi Nita bersama Acong dan Item.

Mengenai motif pembunuhan Nita, pendapat polisi berbeda dengan pendapat ayah korban. Menurut Carlo, penyelidikan sementara menunjukkan kasus ini murni perampokan. “Para pelaku ingin mengambil mobil korban. Tapi, mereka juga merencanakan pembunuhan tersebut,” ujarnya. Dia menambahkan, pelaku juga mengaku butuh uang untuk melunasi utang.

Sementara itu, setelah menangkap Edo di Jagakarsa, polisi meluncur ke Sunter, Jakarta Utara, untuk menangkap Acong. Setelah itu, giliran Maulana ditangkap. Maulana dicokok di rumahnya di Gang Rambutan, Cipayung, Jakarta Timur. “Setelah itu kami baru mencari mobil milik korban,” kata Carlo.

Mobil Honda Jazz milik Nita dititipkan di rumah Mashadi (21), sepupu Maulana, di Jalan Gardu, Perumahan Mekarsari, Cimanggis, Depok. Polisi yang datang ke rumah Mashadi mendapati mobil Honda Jazz bernomor polisi B 8351 NZ. Padahal, mobil itu milik Nita dengan nomor polisi B 788 NT.

Ketika polisi memeriksa Honda Jazz tersebut, tape-nya tak ada. Menurut Edo dkk, tape mobil itu telah mereka jual seharga Rp 200.000. Mereka juga melego handphone (HP) korban seharga Rp 100.000. “Uangnya dibagi tiga,” katanya.

Saat diperiksa penyidik, Edo, Acong, dan Item saling tuding sebagai otak perampokan disertai pembunuhan tersebut. “Dia yang punya ide,” kata Edo sambil menunjuk Maulana. Tapi, Maulana membantah. Dia mengatakan ide awal merampok Nita datang dari Edo. Maulana mengaku dirinya justru diajak oleh Acong dan Edo.

Secara terpisah, Edo mengaku dirinya memang mengincar mobil Nita karena butuh uang untuk melunasi utang kepada seseorang. “Saya punya utang Rp 2,5 juta,” kata pria bertubuh gempal tersebut. Rencananya, Edo dkk akan menjual mobil Nita tersebut di pasar gelap.

Tawaran SPG

Terlepas dari siapa yang punya ide, Edo dkk mengakui tiga hari sebelum beraksi, mereka bertemu di sebuah warung roti bakar di Depok. Pada kesempatan itu terlontar rencana untuk menggasak mobil Nita. “Saya bilang ke Edo, kamu aja yang ngubungi Nita, soalnya kalau saya yang ngubungi, Nita pasti gak mau datang,” kata Acong kepada Warta Kota.

Hingga akhir tahun lalu Edo masih sering mengajak mantan pacarnya itu untuk jalan bareng. Apalagi, beberapa waktu lalu Edo menawarkan pekerjaan sebagai sales promotion girl (SPG) bagi Nita dengan gaji antara Rp 4-5 juta/bulan.

Setelah pertemuan di warung roti bakar, Senin siang Edo mengirim SMS ke Nita dan mengajak bertemu di halte UI. Nita pun berangkat dari rumahnya dengan mengendarai Honda Jazz matic yang rutin dipakainya. Setelah keduanya bertemu, Edo mengambil alih kemudi dan membawanya ke Mal Cijantung, Jakarta Timur. Di tempat ini, Acong dan Item bergabung.

Menjelang malam, mobil bergerak ke Cilincing, Jakarta Utara. Di tengah perjalanan, Nita pindah ke belakang dan duduk di antara Item dan Acong. Sesaat kemudian, Item memiting leher Nita. Aksi itu disambut Acong dengan membungkus kepala Nita menggunakan sweater. Tindakan keduanya tergambar ketika, atas permintaan penyidik, memeragakan cara menghabisi Nita, kemarin.

Serangan itu membuat Nita meronta sambil berteriak minta tolong. Item dan Acong pun mengerahkan tenaga lebih banyak sehingga Nita lemas. Dalam kondisi demikian, Acong menarik sabuk pengaman untuk dililitkan di leher Nita. “Sebenarnya tidak ada rencana membunuh korban,” ujar Acong.

Namun, seorang penyidik meragukan pengakuan Acong. “Mana mungkin mereka tidak merencanakan untuk menghabisi. Korban kan kenal dengan pelaku,” katanya. Berdasarkan catatan polisi, Acong pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. (Warta Kota/Mirmo Saptono-Soewidia Henaldi)

Sumber: http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml .2008.02.06.07541914&channel=&mn=&idx=

About these ads

Diskusi

2 pemikiran pada “Mahasiswi UI Dibunuh Kawan Chatting

  1. I love you.you are best girl friend

    Posted by Asit Baran Rana | April 21, 2008, 11:21 am
  2. seeeeepppppp

    Posted by zai12345 | April 23, 2008, 10:29 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Website taiphimsexy.com cung cấp các phim sex y nhiều thể loại, các phim mới cập nhật dành cho điện thoại. Các bạn có thể tai phim sex y về điện thoại một cách dễ dàng nhất để xem và chia sẽ cho bạn bè. Chúng tôi cung cấp mọi định dạng phim sex y cho điện thoại yếu như 3gp đến mp4, wmv cho những điện thoại có hỗ trợ để nhằm phục vụ tốt cho nhu cầu xem phim sex y của bạn. Phim sex y nhiều thể loại, bạn còn có thể xem phim sex y online trên điện thoại mà không cần tải về. Chúc các bạn tìm được những gì mình cần tại taiphimsexy.com và tai phim sex y về điện thoại thành công nhé các bạn. Lưu ý: để xem phim sex y online hoặc tai phim sex y một cách tốt nhất, bạn nên sữ dụng máy điện thoại để truy cập trực tiếp vào website để được hỗ trợ đầy đủ dịch vụ của chúng tôi. Khi có vấn đề như tải phim thất bại, xem phim không thành công, chúng tôi sẽ tự động tải một file về điện thoại các bạn để xem tại điện thoại không cần truy cập vào website. tai phim sex

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: